Rabu, 25 Februari 2009 : Rabu abu dan pernikahan

Rabu, 25 Februari 2009 : Rabu abu dan pernikahan

0 318

Mat 6:1-6,16-18
“Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga. (Mat 6:1

Kalau anda membaca judul di atas, anda pasti sedikit heran.
Mungkin anda akan berpikir apa sih hubungan antara Rabu abu dan pernikahan.
Mungkin bagi sebagian besar orang Rabu Abu tak ada hubungannya dengan pernikakah.
Tapi bagi kami hari ini Rabu abu ada hubungannya dengan pernikahan.
Bagi kami hari ini adalah hari special. Karena hari ini adalah ulang tahun pernikahan kami ke-9. Dan juga ternyata bertepatan dengan Hari Rabu Abu. Hari dimana semua umat Katolik mulai megawali masa prapaskah dengan pantang dan puasa.
Mungkin karena itulah kami tidak mengadakan pesta hari ini. (bisa hemat, nih)
Cukup dengan menghadiri misa rabu Abu di paroki kami paroki St. Fransiskus Xaverius Kuta dan bermain bersama anak-anak di rumah.
Tak ada pesta, tak ada makan – makan.

Namun apa sesungguhnya makna Rabu Abu bagi hubungan pernikahan kami ini .
Nah ini pertanyaan yang cukup penting.
Saya tidak menyoroti mengenai pantang dan puasa. Namun lebih jauh mengenai bagaimana kita menjalankan masa prapaskah ini dengan ketulusan hati. Bukan karena kewajiban, bukan juga agar dilihat orang.

Pun begitu juga dengan pernikahan.
Saya percaya bahwa pernikahan adalah sutu proses yang terus menerus antar 2 relasi yang pada akhirnya juga akan menjadi relasi antara suami istri dan relasi dengan anak-anak.
Suatu proses komunikasi …
Suatu proses untuk saling mengerti..
Suatu proses untuk saling menerima..
Suatu proses untuk saling terbuka …

Rabu Abu merupakan suatu momen yang tepat bagi kita semua. Bukan hanya pantang dan puasa dalam hal makanan saja, tapi juga pantang dan puasa dalam hal lainnya.
Pantang untuk tidak mau mengerti satu sama lain..
Pantang untuk tidak mau saling terbuka satu sama lain..
Pantang untuk tidak mau menerima satu sama lain..kelebihan dan kekurangan
Semoga !

yovie

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply