Jumat, 15 Mei 2009: Apa sulitnya mengasihi diri sendiri?

Jumat, 15 Mei 2009: Apa sulitnya mengasihi diri sendiri?

0 8851

Yoh 15:12-17
Inilah perintahKu kepadamu: “Kasihilah seorang akan yang lain.” (Yoh 15:17)

“Kamu ini emang anak yang bodoh, udah dikasih tahu nggak ngerti-ngerti juga, emang otakmu kurang ya.” Saya pernah mendengar seorang ibu mengungkapkan hal tersebut didepan anaknya. Ada juga yang berkata begini, “emang anak ga tahu diri, bikin malu orang tua aja kerjanya”. Begitu banyak ungkapan-ungkapan negatif yang mungkin tidak disadari orang tua kepada anaknya. Dan ini akan masuk telinga, pikiran dan hati si anak, dihayatinya dan akhirnya si anak mencap dirinya sendiri sebagai orang yang sesuai ungkapan orang tuanya. Apa jadinya kalau sudah sedari kecil anak diberi cap sebagai pribadi yang negatif.

Injil hari ini mengingatkan kita kembali akan perintah Allah yang terutama yaitu KASIH. Kasih kepada sesama kita. Dengan kasih seperti apa kita mengasihi sesama? Dengan kasih seperti kita mengasihi diri sendiri. Berat sekali rasanya… Terkadang tanpa sadar kita mengasihi diri sendiri saja susah, berdamai dan menerima diri sendiri sulit sekali. Apalagi disuruh mengasihi orang lain seperti mengasihi diri sendiri. Banyak orang yang tidak peduli dengan kesehatannya, jarang olah raga, makan makanan berlemak, merokok, minum-minuman keras. Terkadang kita ga sadar hal ini berarti kita ga bisa mengasihi diri sendiri. Ada orang yang suka berbohong atau mencuri, suka bikin onar karena minta diperhatikan, orang-orang yang tidak dapat berdamai atau menerima dirinya sendiri.
Bagaimana pula dengan pribadi-pribadi yang sudah sedari kecil di cap bodoh, tidak tahu diri, mempermalukan orang tua? Apakah pribadi-pribadi ini nantinya bisa menjadi orang yang mengasihi diri sendiri? Apakah dia akan menjadi pribadi yang bisa menerima keadaan dirinya?

Mengasihi sesama, berawal dari kesadaran kita untuk bisa mengasihi diri sendiri.
Apakah kita bisa dan mau mengasihi diri kita sendiri?
Apakah kita bisa dan mau mengasihi darah daging kita apa adanya sehingga mereka bisa menyadari bahwa mereka adalah makhluk spesial yang diciptakan Tuhan dan sangat berharga. Sehingga nantinya saat dewasa mereka pun bisa belajar menghargai dan mengasihi sesama….

 

(nathasa)

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply